Brotowali suatu tanaman yang identic dengan tanaman jamu yang begitu sangat pahit. Brotowali sendiri memiliki nama ilmiah :Tinospora Crispa L. Miers. Di indonesia mungkin nama brotowali dikenal dengan nama yang berbeda beda seperti di daerah Sunda dikenal antawali, brotowali (Jawa); kayu ular (Makasar); panama gantung,patarwali,akar sertin (Kalimantan Tengah). Dinegara lain brotowali dikenal dengan nama asing :Sen Jin Teng (Cina).
Ciri fisik

Tempat tumbuh
Tanaman yang kemungkinan berasal dari belahan asia ini banyak ditemui tumbuh liar dihutan maupun diladang. Karena banyak khasiatnya sebagaian besar penduduk Indonesia menanamnya dipekarangan. Penyebaranya terutama di kawasan daerah tropis. Brotowali sangat menyukai tempat yang agak panas.
Perbanyakan
Perbanyakan dengan stek batang. Batang yang dipilih sudah agak tua. Selanjutnya batang ditanam ditempat khusus, hingga membentuk akar. Baru bisa ditanam di lahan.
Kandungan zat kimia tanaman brotowali mengandung alkaloid. Harsa, berberin, prikoretin,damar lunak, pati, glikosida prikoretosid dan palmatin. Sementara kandungan zat dalam batang diantaranya zat pahit (prikoretin), saponin, kolumbin, kaemferol, palmatin, trinokisposid, pati, dan berberin. Akarnya mengandung kolumbin.
0 comments:
Post a Comment
Click to see the code!
To insert emoticon you must added at least one space before the code.